Air Oksigen Bikin Wajah Jadi Cling

Akhir-akhir ini lagi ngetrend alat kosmetik yang disemprot-semprot pakai spray gitu yah. Salah satunya Nano Spray. Tapi katanya ada yang aspal loh. Aku pernah lihat yang harganya murmer kayaknya mah China punya Nano Nano gitu juga namanya warnanya ada 3 : putih, pink, dan gold. Hmm.. kalo temen aku jual Nano Spray Asli loh,,ada garansinya. Kalo abal-abal ga ada garansi.

nano 2

Advertisements

enDot & Empeng

Haruskah Anda menggunakannya? Ketahui pendapat para pakar

Suka tidak suka, para ibu telah menggunakan dot, empeng, benda-benda untuk menenangkan atau menenteramkan selama berabad-abad. Benda-benda ini digunakan untuk menenangkan dan membuat nyaman bayi bahkan batita. Sebagian ibu tidak bisa beraktivitas seharian tanpa memberi dot pada bayi mereka, sementara sebagian lainnya dan beberapa ahli kesehatan sangat menentang penggunaan dot atau empeng. Perdebatan tentang dot ini terus berlangsung selama bertahun-tahun dan orang tua sering menerima saran yang bertentangan mengenai topik ini.

Apa itu dot atau empeng?

Di masa lalu, benda-benda yang menenangkan bisa berupa apa saja yang aman untuk diisap bayi – misalnya gelang untuk digigit atau giring-giring (mainan bayi yang jika digoyang-goyangkan akan menimbulkan bunyi) dengan ujung yang tidak tajam. Saat ini, dot atau empeng telah dikembangkan dalam bentuk puting silikon atau karet standar, dengan pelindung mulut dan pegangan dari plastik atau silikon. Dot lateks lebih lunak dan lebih fleksibel dibandingkan dot silikon, tapi lebih tidak awet. Dot modern lebih aman untuk digunakan – dot ini dapat disterilkan, dan pelindung mulut mencegah bayi tersedak atau menelan puting.

Anda dapat membeli dot secara terpisah atau mendapatkan secara gratis jika Anda membeli satu set botol susu. Ada juga dot ortodontis yang dinyatakan telah dibuat dengan bentuk khusus untuk membantu perkembangan susunan gigi.

Berapa banyak orangtua yang menggunakan empeng?

Banyak orangtua yang memanfaatkan empeng untuk menenangkan bayi mereka. Avon Longitudinal Study of Parents and Children (ALSPAC) yang dikenal sebagai “Children of the 90s” melaporkan bahwa dua pertiga ibu dari sampel mereka yang berjumlah 10.950 pernah menggunakan dot. Studi ini secara khusus menanyai para ibu apakah mereka memberi bayi mereka dot pada usia empat minggu dan sekali lagi pada usia enam bulan. Setengah dari para ibu tersebut dilaporkan menggunakan dot pada usia enam bulan dan sebagian besar dari ibu-ibu di kelompok ini juga menggunakannya pada saat bayi berusia empat minggu.

Kapan orangtua menggunakan empeng?

Empeng paling sering digunakan pada saat bayi berusia 2-3 bulan. Dua studi telah menemukan bahwa orangtua kemungkinan besar akan menggunakan empeng jika si kecil adalah anak pertama dan laki-laki.

Keuntungan menggunakan dot

Keuntungan utama penggunaan dot bagi orangtua dan orang yang mengurus si kecil adalah menenangkan si kecil atau membantu mereka tidur. Mengempeng dapat menghilangkan rasa sakit, itu sebabnya banyak orangtua yang memberikan dot pada bayi mereka ketika bayi mengalami kolik atau tidak dapat ditenangkan.

Mengempeng dapat sangat membantu bayi prematur. Studi menunjukkan bahwa bayi prematur dapat lebih cepat lepas dari minum melalui selang dan mulai minum dari botol, dan diberi makan dengan lebih efektif melalui botol, apabila mereka mengempeng sebelum makan. Mengempeng dapat mempersingkat waktu perawatan di rumah sakit bagi bayi-bayi prematur.

Kerugian menggunakan dot

• Meningkatnya infeksi telinga – terbukti ada kaitan antara mengempeng yang berkepanjangan dengan infeksi telinga tengah Ini sebagian memang diakibatkan oleh kondisi hidup yang tidak sehat, seperti rumah yang tidak sehat dan pendapatan yang rendah. Akan tetapi, tetap ada hubungan sebab-akibat antara mengempeng dan infeksi telinga – mengempeng diperkirakan meningkatkan peluang masuknya infeksi dari mulut ke dalam saluran Eustachius (saluran udara yang menghubungkan telinga tengah dengan bagian belakang tenggorokan). Untuk menghindari masalah tersebut, batasi penggunaan dot hanya untuk menenangkan bayi.

• Berhubungan dengan infeksi perut dan infeksi lainnya – mengempeng banyak dikaitkan dengan gejala-gejala berisiko tinggi seperti muntah, demam, diare dan kolik, sampai harus memanggil dokter ke rumah atau pergi ke rumah sakit.

• Mengempeng dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah gigi – Yayasan Kesehatan Gigi Inggris tidak menyarankan menggunakan dot atau mengempeng jari karena keduanya dapat menyebabkan masalah pertumbuhan dan perkembangan gigi, terutama jika si kecil tetap melakukannya saat gigi tetapnya mulai tumbuh. Untuk mengoreksi masalah ini, anak Anda mungkin perlu memakai kawat gigi sementara atau permanen selama satu atau dua tahun pada saat mereka sudah lebih besar.

• Masalah berbicara – mengempeng menghambat bayi mengoceh yang sebenarnya merupakan tahapan penting dalam berbicara. Mengempeng juga mencegah bayi ‘mengobrol’, yang sebenarnya mereka perlukan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa.

• Penggunaan dot setiap hari dapat mempengaruhi pemberian ASI – ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa para ibu yang menggunakan empeng cenderung lebih cepat menyapih anaknya dibandingkan ibu menyusui yang tidak menggunakan empeng setiap hari. Studi lain juga menunjukkan bahwa ibu yang memberikan dot pada bayi mereka cenderung memberikan ASI eksklusif dalam jangka waktu yang lebih s
ingkat, atau kekurangan ASI saat bayinya masih di bawah satu bulan.

Penggunaan dot sebagai penyebab wanita berhenti menyusui masih menjadi topik yang diperdebatkan. Beberapa orang berargumen bahwa para ibu menggunakan dot karena mereka mempunyai masalah menyusui atau karena mereka tidak terlalu ingin menyusui. Pemikiran lain menyatakan bahwa bayi mengalami kesulitan beralih dari mengisap dot atau puting buatan ke mengisap puting payudara – kadang hal ini disebut bingung puting. Ada juga pihak yang berpendapat bahwa mengisap dot, dan bukan payudara, menyebabkan kurangnya stimulasi pada payudara untuk menghasilkan prolaktin, yang menyebabkan menurunnya jumlah ASI yang diproduksi. Ibu yang berhenti menyusui pada enam bulan pertama usia si kecil kerap menyatakan “kurangnya ASI” sebagai alasan mereka berhenti menyusui.

Apapun alasannya, penggunaan dot setiap hari berkaitan dengan berhentinya menyusui sebelum bayi berusia tiga bulan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar bayi mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan karena banyak sekali manfaat menyusui. Oleh karena itu baik WHO maupun UNICEF sangat tidak menyarankan penggunaan dot. Untuk mendukung hal ini, langkah ke sembilan dalam Baby Friendly Initiative “Ten steps to successful breastfeeding” menyarankan agar puting buatan atau dot tidak diberikan kepada bayi yang disusui.

Dot dan kematian bayi tiba-tiba (SIDS)

Semakin banyak bukti yang ditemukan bahwa penggunaan dot mungkin memiliki peran penting dalam mencegah bayi meninggal mendadak di tempat tidurnya. Sebelumnya, suatu studi kasus terkontrol dalam skala besar yang meneliti kematian mendadak di tempat tidur, yang dibiayai oleh Departemen Kesehatan pada tahun 1999 melaporkan bahwa penggunaan dot merupakan salah satu faktor dalam kematian bayi tiba-tiba. Risiko ini ditemui pada bayi yang biasanya menggunakan dot tapi tidak menggunakannya pada saat tidur mereka yang terakhir. Namun, faktor risiko ini tidaklah signifikan jika faktor risiko lainnya yang lebih besar turut dipertimbangkan.

Pada penelitian yang lebih baru, sebuah laporan yang diterbitkan oleh British Medical Journal bulan Desember 2005 menyatakan bahwa penggunaan dot sebenarnya melindungi bayi dari Sindroma Kematian Bayi Tiba-tiba (SIDS – Sudden Infant Death Syndrome). Studi yang dilakukan di California ini mengamati penggunaan dot pada 185 bayi yang merupakan korban SIDS dan membandingkannya dengan suatu grup terkontrol yang terdiri dari 312 bayi. Penggunaan dot dihubungkan dengan penurunan risiko SIDS, terutama jika ada risiko lainnya yang sudah diketahui seperti tidur telungkup atau miring, tidur di kasur yang lunak atau tidur dengan ibu yang merokok. Studi juga menunjukkan bahwa mengisap ibu jari ternyata juga memberikan perlindungan.

Hasil studi ini bukan berarti semua bayi harus secara rutin diperbolehkan mengempeng. Penulis studi ini mengatakan bahwa temuan mereka mendukung efek perlindungan mengempeng tapi belum ada “bukti” yang mendukung hubungan sebab akibatnya. Penulis menyatakan bahwa “Ini merupakan temuan awal yang masih harus dikonfirmasi”.

Tidak ada seorangpun yang yakin mengetahui mengapa mengempeng dapat melindungi bayi dari SIDS. Penulis studi ini menyebutkan dua kemungkinan alasan:

1) Pegangan luar dot yang besar mungkin menjaga hidung dan mulut bayi tetap bebas dari kemungkinan tersumbat selimut atau kasur yang empuk.

2) Gerakan mengisap mungkin membantu meningkatkan kemampuan bayi mengendalikan jalan udara bagian atas.

Penting untuk diingat juga bahwa faktor-faktor lainnya, seperti menidurkan bayi dalam posisi telentang serta tidak merokok di dekat bayi, jauh lebih penting dalam mencegah SIDS.

Keputusan untuk memberikan dot sebaiknya diambil setelah mempertimbangkan keuntungan dan kerugian mengempeng (lihat daftar keuntungan dan kerugian di atas). Menyusui adalah tindakan yang sangat penting untuk memaksimalkan kesehatan si kecil dan jelas terlihat bahwa penggunaan dot menurunkan tingkat pemberian ASI.

Menggunakan dot

Meskipun banyak orang tua yang menggunakan dot untuk menenangkan bayi mereka, beberapa orangtua sangat tidak menyukainya. Sebagian bahkan merasa yakin sebelum bayi mereka lahir, bahwa mereka tidak akan menggunakannya, tapi berubah pikiran setelah harus menghadapi tangisan bayinya.

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan dot:

• Gunakan dot ortodontis.

• Jaga agar dot selalu bersih – sterilkan jika perlu bersama dengan dot botol susu.

• Sering-sering ganti dot si kecil – begitu juga dot botolnya, periksa secara rutin apakah ada yang retak, pecah, atau lubang yang dapat dimasuki kuman, dan segera ganti dengan yang baru.

• Jangan pernah celupkan dot ke dalam makanan manis seperti madu atau jus jeruk lalu memberikannya pada si kecil untuk menghentikan tangisannya – ini dapat menyebabkan kerusakan gigi dengan cepat.

• Cobalah untuk membatasi penggunaan dot hanya pada saat-saat penting, selama bayi mengalami kolik atau hanya untuk menenangkan. Penggunaan dot yang berkepanjangan ternyata berhubungan dengan infeksi telinga tengah dan masalah lainnya (lihat kerugian di atas).

• Tunggulah sampai si kecil perlu dot, jangan secara otomatis memberikan kepadanya.

• Cobalah untuk “menyapih” si kecil dari dotnya sebelum ulang tahunnya yang pertama(akan lebih mudah dilakukan pada usia dini, dibandingkan pada usia 2-3 tahun) dan sudah pasti harus dilakukan sebelum gigi permanen mereka tumbuh (biasanya sekitar usia 6 tahun).

• Jangan biarkan mengempeng menjadi kebiasaan.

Melepaskan diri dari dot…

Jika si kecil terus menerus mengempeng atau tidak memberikan dotnya setiap kali Anda memintanya, cobalah kiat berikut:

• Secara bertahap turunkan frekuensi penggunaan dot. / Secara bertahap kurangi durasi penggunaan dot.

• Batasi penggunaan dot hanya pada waktu-waktu penting dalam satu hari, misalnya sebelum tidur atau bila si kecil sakit. Bersikaplah dengan tegas.

• Beri si kecil hadiah dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan, stiker atau gambar bintang – jangan beri mereka permen sebagai imbalan.

• Tunjukkan pada si kecil, anak perempuan atau anak laki-laki yang lebih tua, yang tidak memakai dot – biasanya anak prasekolah senang dianggap sebagai anak besar.

• Dorong si kecil untuk menyerahkan semua dot mereka pada orang yang mereka anggap penting, misalnya kakek atau nenek atau guru di taman bermainnya.

Ingat bahwa si kecil pada akhirnya akan meninggalkan ketergantungannya pada dot mereka.


Diadaptasi dari BabyCentre

Makan Ayam yang Disuntik Hormon Bikin Pria Menyimpang…*jadi kek bencong kali yak*

Presiden Bolivia Evo Morales membuat pernyataan bahwa laki laki yang terlalu banyak makan ayam yang disuntik hormon akan membuat perilaku seksnya menyimpang dan bisa membuat botak.

Morales mengatakan hormon yang diuntikkan ke ayam adalah hormon perempuan dan karenanya lelaki yang mengkonsumsi ayam yang disuntik hormon itu akan memiliki masalah kejantanannya.(dikutip dari harian analisa tgl 15 juli 2010).