Semua Tentang Kita

Waktu terasa semakin berlalu
Tinggalkan cerita tentang kita
Akan tiada lagi kini tawamu
Tuk hapuskan semua sepi di hati

Teringat di saat kita tertawa bersama
Ceritakan semua tentang kita

Ada cerita tentang aku dan dia
Dan kita bersama saat dulu kala
Ada cerita tentang masa yang indah
Saat kita berduka saat kita tertawa

iNi dULu…bArU iTu….!!!!

bikin Bab2 dulu niy…

sampe ngerti dulu HOP itu kayak gmn n cocoknya bwt apa…

baru deh ngajuin judul yg pas….

jadi bikin bab2 dulu…baru bab1 dan bab3…

doain ya smuanya…….

Surat buat temen-temen 4IA02

Assalamu’alaikum wr.wb

Alhamdulillah…akhirnya aku bisa juga buat tulisan ini. Ada hal yang ingin aku sampaikan pada teman-temanku kelas IA02 angkatan 2004. Ga terasa, ternyata dah hampir 3 tahun kita bersama. Awal masuk kelas ini, jujur aku ngerasa canggung. Tapi itu wajar. Namanya juga baru. Tapi pada saat itu Read the rest of this entry »

Duhai Pria Manapun Yang Kelak Mendampingiku

Sumber: Kebun Hikmah

Duhai seseorang disana …..

Bila Allah mengizinkan kita bertemu kelak . . .
Bila Allah mewujudkan takdir pernikahan kita kelak . . .

Dan bila kemudian disaat kita hidup bersama, lantas terlihat sisi salah pada diriku, semoga Allah mengkaruniakanmu kemampuan untuk melihat sisi baikku. Sungguh Allah SWT yang mempertemukan dan menyatukan hati kita berpesan, “Dan pergaulilah mereka (isterimu) dengan baik. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” [QS: An Nisa' 19]. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang kita cintai pun berpesan, “Sempurnanya iman seseorang mukmin adalah mereka yang baik akhlaknya, dan yang terbaik (pergaulannya) dengan istri-istri mereka.” Jika engkau melihat kekurangan pada diriku, Read the rest of this entry »

Ga Boleh nangissssssss…..

ga boleh… pokonya GA BOLEH

tapi udaaaahhh…..

Kisah Cinta dari MAsjid Kampus

Oleh : Ayat Al Akrash

(Tahun 2040)
Seorang kakek-kakek duduk di sebuah sekret rohis kampus. Sekret itu berukuran 3×3 meter. Kecil, tapi sangat nyaman. Lantainya dialasi karpet coklat. Ada lemari file, kaca besar di sampingnya. Buku-buku Islam tersusun rapi di hadapan kakek itu duduk. Jendela terbuka lebar. Terdengar kicauan dari burung yang ada di dalam sangkar.

Kerut-kerut di wajahnya sangat kentara. Rambutnya sudah memutih. Ia termenung. Kepalanya tertunduk. Ia tengah memandangi sebuah album foto. Tak jauh darinya, ada setumpuk album foto lainnya. Lama sekali ia memandangi album foto itu.

Seorang mahasiswa berbaju koko, masuk ke sekret dan Read the rest of this entry »