Rindu Itu Hidup Dihati Ini

Aku terlalu rindu
Jiwa ku penuh dengan sendu
Menahan sakit rindu yang tidak tertahan
Ingin kuluah namun hajat tak kesampaian
Setiap hari rindu ini kusulam
menjadi bunga kasih di dalam jambangan
tersimpan rapi …bila ingin kusentuh,
kukata “jangan”
kerana rindu itu adalah rindu terlarang
Sahabat
Jayuskah aku menyimpan rindu?
Pengecutkah aku memendam rasa? Read the rest of this entry »

Lagee NgAntuK

Duh ngantuk..tapi ga bisa tidur..

Tadi pagi baru tidur jam setengah 4…

Fuhhh…ngerjain project ujian web..

Hueckx…enek..

Hari-hari ini memaksaku untuk lebih fight lagi Read the rest of this entry »

Mereka Yang Kurindu

kulayangkan pandangku melalui kaca jendela

dari tempatku berdiri seiring laju kereta

membawaku melintasi stasiun demi stasiun

membuat hidupku jadi penuh riuh dan berwarna

kulepaskan rinduku

Sepanjang Jakarta-Depok, Pasarminggu Baru-Podok Cina…yang ada di kepala hanya mereka yang kurindu.

Yang wajah-wajahnya selalu kuingat. Read the rest of this entry »

Kenapa kalian nyakitin aku???

Saudaraku yang kucintai karna Allah..

Aku sedih sekali ketika aku tau..

Ternyata begitu yang kalian rasakan selama ini terhadapku..

Terhadap sahabatku..

Terhadap persahabatanku dan sahabatku

Hubungan yg kujalin selama ini karma Allah..

Membuat kalian merasa cemburu, gerah, ga nyaman..

Bahkan marah mungkin…

Aku tak sanggup lagi menatap wajah-wajah kalian saudaraku..

Wajah-wajah yang kucintai..wajah-wajah yang selalu membuatku harus banyak berpikir..melebihi aku memikirkan studiku..

Tak ingin kalian merasa terzhalimi..

Namun ternyata kalian merasa terzhalimi oleh diriku sendiri

Sungguh,,dulu aku berharap kalian bisa mengerti yang kami lakukan..

Bisa memahami yang kami kerjakan..

Karena Allah yang menakdirkan..

Sungguh betapa banyak hal yang juga ingin aku dan sahabatku bagi bersama kalian..

Namun dengan sangat terpaksa tak dapat..benar-benar tak dapat kami bagi..

Mungkin satu saat nanti..tapi entahlah…mungkin takkan pernah..

Karena kalau begitu..berarti kami menyalahi kepercayaan yg diberikan terhadap kami..

Saudaraku..sungguh..dulu aku berharap kalian mengerti..

Namun kini, aku tak kan berani berharap lagi..

Karena sebagaimanapun kujelaskan…

Kalian takkan pernah mengerti..

Karena semua hal yang bisa membuat kalian mengerti takkan dapat aku kemukakan..

Mungkin yang kalian inginkan adalah kebersamaan kami dengan kalian.

Kami ingin sekali..bahkan rindu..

Tak taukah kalian..perasaan kami ketika melihat kampus kita sepi dari lambaian jilbab kalian..

Ketika masjid kita lengang dari keriangan canda kalian..

Di setiap kebersamaan kami..banyak hal yang harus diselesaikan..

Mungkin karma terbatasnya kemampuan dan pikiran kami..

Kami membutuhkan begitu banyak waktu yang membuat kami tidak membersamai kalian..

Karena keterbatasan kami sebagai manusia biasa..

Banyak hal yang tidak terpikir saat syuro..dan kadang ide bisa tercetus saat bercanda, ngobrol, saat perjalanan pulang atau yang lainnya..

Namun kami akui..persahabatan kami bukan hanya pada amanah…tapi juga sampai ke hal-hal pribadi..namun insya Allah kami takkan menzhalimi amanah yang sejatinya untuk kepentingan kalian, untuk kepentingan dakwah ini, untuk Allah karena masalah pribadi kami..

Mohon maaf jika ada canda kami, obrolan kami membuat kalian merasa tak dapat mengerti..sunguh itu semata karma kepenatan pikiran yang harus kami tanggung sendiri ketika kami tak dapat membaginya bersama kalian..

Kalian tau saudaraku..kemarin aku katakan..

“Kalau persahabatan kami begitu mengganggu dakwah ini, demi kalian, demi lancarnya dakwah ini..aku akan menjauh dari sahabatku..”. Tak tega rasanya aku mengatakan itu pada diriku dan sahabatku..namun apa kalian tau.. padahal sesungguhnya..itu sudah kami lakukan jauh hari sebelum aku mengatakannya pada kalian..mungkin kalian tak menyadarinya..

Kalian tau saudaraku..bagaimana rasanya saat kami harus menjauh ditengah keramaian kita..Sungguh aku  tak  dapat melukiskannya..

Saudaraku..mungkin bagaimanapun aku jelaskan takkan pernah membuat kalian mengerti..

Sungguh kalian takkan mengerti..seandainya bisa kujelaskan mungkin kalian akan mengerti..namun sayangnya tak dapat kujelaskan pada kalian..

Dan kini aku takkan menjelaskan apa pun lagi pada kalian

Kini..aku tak ingin lagi pengertian kalian..

Karena bagaimanapun kalian berkata “ya..kami mengerti..”

Masih tersirat di wajah kalian..kalian belum bisa mengerti..

Dan maaf kami tak dapat membuat kalian mengerti..

~disaat awal-awal kepengurusan qt yang baru~